Make your own free website on Tripod.com
Home
Cara Membuat Wayang
Gambar 1: Gunungan
Gambar 2 : Kancil
Gambar 3 : Pak Tani
Gambar 4 : Pohon Ketimun
Gambar 5 : Buah Ketimun
Gambar 6 : Pagar
Gambar 7 : Hantu Ladang
Gambar 8 : Kurungan
Gambar 9 : Anjing
Gambar 10 : Alu
Gambar 11 : Batu
Gambar 12 : Buaya
Gambar 13 : Harimau
Gambar 14 : Dodol
Gambar 15 : Daun Talas
Gambar 16 : Sabuk
Gambar 17 : Canang
Gambar 18 : Rumah Tawon
Gambar 19 : Rumpun Bambu
Gambar selanjutnya
Gambar 20 : Putri
Gambar 21 : Nyai
Gambar 22 : Putut Butoijo
Gambar 23: Jaka
Gambar 24 : Lebah / Tawon
Gambar 25 : Keong / Kul
Gambar 26 : Pacul
Gambar 27 : Kerbau
Gambar 28 : Rusa
Gambar 29 : Monyet
Gambar 30 : Gajah
Gambar 31 : Kambing
Gambar 32 : Ayam Jantan
Gambar 33 : Anak Bayi
Gambar 34 : Gada
Gambar 35 : Arit
Contoh Wayang
Contoh2
Contact Me
Wayang Kancil
Gambar 3 : Pak Tani

Pak Tani
tani.jpg

Gambar wayang pak Tani menggambarkan petani sederhana kebanyakan.
Memakai topi caping, membawa arit. Gambar wayang ini bisa dipakai untuk menggambarkan tokoh selain petani.
 
Alkisah, bapak petani ini mempunyai ladang agak jauh di pinggir kampung (seperti kampung kebanyakan, ladang ada di pinggir kampung, dekat ke hutan). Waktu itu musim menjelang kemarau, yang cocok ditanam adalah sejenis buah berair. Bapak petani ini menanam mentimun.
Setelah ladang disiapkan, maka benih ditabur. Setiap pagi ladang dikunjungi. Benih disiram air, rumput dan gulma disiangi, sehingga tumbuhlah sang benih.
Hari-hari berikutnya, selain menyiram dan menyiangi, bapak petani ini menyiapkan batang lanjaran, tempat untuk tumbuhan mentimun untuk tumbuh memanjat. Demikianlah bapak petani tersebut sangan menyayangi ladangnya.